Frozen Food dan Kemasan Makanan Beku: Praktis tetapi Banyak Plastik

Tren Makanan Beku
Makanan beku atau frozen food semakin populer di Indonesia. Nugget, sosis, dimsum, bakso, siomay, ayam ungkep, dan berbagai lauk siap masak tersedia di supermarket, minimarket, hingga usaha rumahan yang menjual secara daring. Bagi keluarga yang sibuk, makanan beku praktis karena dapat disimpan lama dan dimasak dengan cepat.
Di sisi lain, makanan beku membutuhkan kemasan yang kuat dan kedap untuk menjaga kualitas selama penyimpanan dan pengiriman. Akibatnya, setiap pembelian menghasilkan cukup banyak kemasan plastik, mulai dari plastik vakum, pouch, tray, hingga kotak styrofoam dan es batu gel untuk pengiriman.
Jenis Kemasan Makanan Beku
Beberapa jenis kemasan yang umum:
- Plastik vakum, biasanya berlapis dari beberapa jenis plastik agar kedap udara.
- Pouch berdiri dengan ritsleting, sering berlapis dan dicetak.
- Tray plastik tempat dimsum atau nugget, umumnya PET atau PP.
- Kardus kemasan luar untuk produk tertentu.
- Kotak styrofoam dan gel pendingin untuk pengiriman.
- Kantong plastik tebal untuk produk curah.
Mana yang Bisa Disetor
Tray plastik PET atau PP yang bersih umumnya dapat disetor jika bahannya diterima. Kardus kemasan luar dapat disetor ke pengepul kertas, meskipun kardus yang terkena kelembapan dan berlapis lilin mungkin kurang diterima. Plastik vakum dan pouch berlapis umumnya sulit didaur ulang karena terdiri dari beberapa lapisan bahan, sehingga sering dibuang sebagai residu. Kantong plastik tebal satu jenis yang bersih kadang diterima sebagai plastik lembaran.
Membersihkan Kemasan Makanan Beku
Kemasan makanan beku sering terkena cairan dari daging, ayam, atau ikan saat dicairkan. Jika tidak dibersihkan, kemasan akan cepat berbau amis. Bilas tray dan kantong yang akan disetor dengan air dan sedikit sabun, lalu keringkan. Kemasan yang sangat kotor oleh cairan daging dan sulit dibersihkan sebaiknya dibuang sebagai residu dalam kantong tertutup agar tidak berbau.
Kotak Styrofoam dan Gel Pendingin
Pengiriman makanan beku sering menggunakan kotak styrofoam dan gel pendingin. Kotak styrofoam yang masih utuh dapat dipakai ulang untuk menyimpan barang, membawa bekal saat bepergian, atau dikembalikan kepada penjual jika mereka menerima. Gel pendingin dapat disimpan di freezer dan dipakai ulang untuk keperluan rumah tangga. Jangan merobek gel pendingin dan membuang isinya ke saluran air.
Mengurangi Kemasan di Rumah
Beberapa cara mengurangi kemasan makanan beku:
- Membeli dalam ukuran besar jika memang terpakai, lalu membagi sendiri ke wadah yang bisa dipakai ulang.
- Membuat makanan beku sendiri di rumah, misalnya mengungkep ayam atau membuat bakso dalam jumlah banyak, lalu menyimpannya dalam wadah tertutup di freezer.
- Menggunakan wadah freezer yang dapat dipakai ulang.
- Mengembalikan kotak styrofoam kepada penjual langganan.
Untuk Usaha Frozen Food Rumahan
Usaha frozen food rumahan berkembang pesat, terutama melalui penjualan daring dan reseller. Pelaku usaha dapat mempertimbangkan beberapa langkah:
- Memilih kemasan yang lebih mudah didaur ulang jika memungkinkan, misalnya plastik satu jenis bahan.
- Mengurangi lapisan kemasan yang tidak diperlukan.
- Menawarkan pengembalian kotak styrofoam dan gel pendingin kepada pelanggan tetap, dengan potongan harga kecil sebagai insentif.
- Menggunakan kotak pendingin yang dapat dipakai ulang untuk pengantaran langsung di area dekat.
- Memberi informasi pada label tentang cara menangani kemasan setelah dipakai.
Keamanan Pangan Tetap Utama
Kemasan makanan beku berfungsi menjaga keamanan pangan. Pengurangan kemasan tidak boleh mengorbankan kualitas dan keamanan produk. Usaha rumahan perlu memastikan kemasan tetap kedap, produk tetap beku selama pengiriman, dan informasi seperti tanggal produksi dan cara penyimpanan tercantum dengan jelas.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah plastik vakum bisa didaur ulang? Umumnya sulit karena berlapis. Beberapa program khusus menerima kemasan berlapis, tetapi belum umum.
Apakah tray dimsum bisa disetor? Bisa jika bersih dan bahannya diterima, misalnya PET atau PP.
Bagaimana menyimpan kemasan bekas agar tidak berbau? Bilas, keringkan, dan simpan terpisah dari kemasan yang belum dibersihkan.
Contoh Usaha Rumahan
Sebuah usaha dimsum rumahan mengirimkan produk kepada pelanggan di satu kecamatan menggunakan kotak pendingin yang dapat dipakai ulang. Kurir menjemput kotak kosong saat pengantaran berikutnya. Untuk pengiriman ke luar kota yang membutuhkan styrofoam, pelanggan diajak mengembalikan kotak melalui reseller terdekat. Tray dimsum dibuat dari PET yang dapat disetor, dan label kemasan mencantumkan ajakan untuk membilas dan menyetor tray.
Peran WasteLab
WasteLab menerima tray PET dan PP bersih serta kardus sesuai kategori di daftar harga melalui jaringan bank sampah dan mitra.
Mengatur Freezer dengan Rapi
Freezer yang rapi membantu mengurangi makanan terbuang dan kemasan yang menumpuk. Gunakan wadah freezer yang bisa ditumpuk, beri label tanggal pada setiap wadah, dan letakkan makanan yang lebih lama di bagian depan agar digunakan lebih dahulu. Makanan beku yang terlupakan dan akhirnya terbuang berarti kemasan dan makanannya sama-sama menjadi sampah. Periksa isi freezer secara berkala, misalnya setiap dua minggu, sebelum membeli stok baru.
Kemasan Ulang di Rumah
Banyak keluarga membeli daging atau ayam dalam jumlah besar lalu membaginya ke dalam kantong plastik kecil sebelum dibekukan. Wadah bertutup yang dapat dicuci atau kantong freezer tebal yang dapat dipakai beberapa kali bisa menggantikan kantong plastik tipis sekali pakai. Cuci wadah dengan sabun dan air panas setelah digunakan untuk daging mentah agar tetap higienis.
Reseller dan Titik Pengembalian
Usaha frozen food yang menggunakan jaringan reseller dapat menjadikan reseller sebagai titik pengembalian kotak styrofoam dan gel pendingin. Reseller mengumpulkan kotak dari pelanggan di sekitarnya, lalu mengembalikannya kepada produsen saat mengambil stok baru. Sistem ini mengurangi pembelian kotak baru dan menjaga hubungan dengan pelanggan.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Kesalahan umum adalah membuang kotak styrofoam yang masih utuh setelah sekali pakai, membiarkan kemasan bekas daging berbau di tempat sampah selama berhari-hari, dan merobek gel pendingin lalu membuang isinya ke saluran air.
Pertanyaan Tambahan
Apakah kantong plastik bekas makanan beku bisa dipakai ulang? Kantong tebal yang bersih dapat dipakai ulang untuk menyimpan makanan kering atau barang non-pangan. Hindari memakai ulang kantong bekas daging mentah untuk makanan siap santap.
Apakah kardus kemasan yang lembap masih diterima? Kardus yang basah atau berjamur sering ditolak. Keringkan terlebih dahulu jika masih utuh.
Apakah gel pendingin berbahaya? Sebagian besar gel pendingin tidak berbahaya untuk penggunaan rumah tangga, tetapi jangan dikonsumsi dan jangan dibuang isinya ke saluran air.
Penutup
Makanan beku memang praktis, tetapi kemasannya perlu dikelola dengan bijak. Setor tray dan kardus yang bersih, pakai ulang kotak dan gel pendingin, dan kurangi kemasan dengan membeli atau membuat dalam jumlah yang tepat. Cek kategori plastik di halaman Harga Daur Ulang WasteLab.